JANGAN SEKALI-SEKALI MEMBAWA AIR ZAMZAM KE DALAM PESAWAT

Fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua telah dimulai pada Kamis (21/9). Pada gelombang kedua ini, pemulangan jemaah lewat Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, Arab Saudi. Pada gelombang pertama, pemulangan dilakukan lewat Bandara Jeddah.

Pada masa kepulangan, Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat kembali mengimbau agar jemaah tidak nekat membawa air zamzam. Jika nekat, maka air zamzamnya akan disita.

Ada larangan barang bawaan selama penerbangan, yaitu; pertama, jemaah dilarang membawa cairan melebihi 100 ml dalam tas tentengan kecuali obat-obatan. Kedua, benda yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam (mainan yang menggunakan baterai agar baterainya dikeluarkan). Ketiga, memasukkan air zamzam dalam koper (bagasi). Dan keempat, membawa parfum melebihi 10 buah @100 ml.

Para jemaah tak perlu repot membawa air zamzam sendiri. Nanti setibanya di Indonesia akan dibagikan air zamzam seberat 5 liter.

“Saya melihat, jemaah masih coba-coba bawa (air zamzam). Kami pastikan betul, barang-barang yang dilarang seperti air zamzam, pasti akan tersweeping dan pasti dikeluarkan,” kata Arsyad di Bandara Madinah, Arab Saudi.

Sebenarnya, imbauan ini sudah berulangkali dilakukan. Petugas kloter sudah menyampaikan ke jemaah secara langsung saat di pemondokan.

Jika tas atau koper bawaan jemaah ada yang bawa air zamzam, maka akan dikeluarkan dan disita. Hal ini seringkali memperlambat proses perjalanan pulang saat di bandara. “Kami harapkan betul kerja sama dan pengertian jemaah. Jemaah juga kan ingin barang kembali ke tanah air pada saatnya,” ujarnya.

Pada hari pertama pemulangan di Bandara Madinah berjalan lancar. Tidak ada keterlambatan jadwal penerbangan. “Bahkan maskapai, menjanjikan OTP (on time performance) mereka akan ditingkatkan sehingga keterlambatan tahun-tahun lalu tidak terjadi,” jelasnya.

Data per 21 September 2017 pukul 04.00 WAS pagi, separuh jemaah haji sudah tiba di Tanah Air. Tepatnya ada 251 kloter terdiri dari 100.763 jemaah dan 1.255 petugas. Total 102.018 orang tiba di Indonesia.

Leave a Response